“Walau air asin laut naik sampai dalam, tidak akan bisa menyatu atau masuk ke daerah waduk. Air di waduk Teluk Sulaiman ini juga, bisa langsung kita minum, karena sangat jernih dan bersih. Pemerintah merencanakan akan menjadikan waduk tersebut sumber air minum warga yang akan dioperasikan seperti PDAM,” terang Abdi kepada Koran Kaltim kemarin.
Diharapkan Pemda bisa melakukan pemantauan secara terus menerus agar bisa segera dimanfaatkan menjadi aset wisata bahari daerah. “Utamanya, akses jalan ke waduk yang masih kita bahas bersama kecamatan serta kampung, jika memang ada solusi terbaik tidak menutup kemungkinan akan segara kita kelola untuk dibuka buat umum,” terangnya.
Ketua RT 15 Biduk Wahyu mengungkapkan selama ini sumber air minum masyarakat Biduk-Biduk melalui mata air labuan cermin. Jika waduk tersebut bisa segera dimanfaatkan, tentu saja kebutuhan air bersih bisa terus bertambah. “Kami sebagai warga sangat mendukung sekali dengan keinginan membuat waduk tersebut sebagai sumber air minum yang disalurkan melalui pipa PDAM. Jika bisa terealisasi segera, maka kebutuhan air bersih warga bisa benar-benar terjamin. Semoga saja hal ini bisa segera terealisasi,”pungkasnya. (ind)