Baru melintas masuk ke area SPBU, puluhan motor pengetap dan mobil berhamburan sehingga mengakibatkan arus lalu lintas didepan SPBU Bujangga menjadi macet.
Plt Kapolsek Tanjung Redeb, IPTU Agus yang ditemui di lapangan mengungkapkan, antrean terjadi karena banyaknya pengetap yang datang ke SPBU Bujangga. Namun, pihaknya tidak melakukan razia dan hanya melakukan penertiban saja.
“Berdasarkan informasi dari petugas SPBU, sejak pagi para pengetap tersebut mengantre sampai jam 11.00 siang.Petugas etap melayani dengan membatasi pengisian jika mereka mengisi premium. Namun jika pengetap mengantre BBM jenis Pertalite, maka tidak ada batasan. Makanya, nanti lepas jam 11 siang masyarakat umum baru bisa leluasa di SPBU,”ungkapnya.
Antrean ternyata juga terjadi di SPBU Rinding. Seorang koordinator Pengetap yang namanya tidak ingin disebutkan mengatakan, kalau di SPBU rinding mereka punya sistem antrean sendiri. Kalau satu pengetap sudah keluar dari SPBU, yang lainnya masuk lagi.
“Kami disini punya aturan dan kami juga tidak mengantre bersama masyarakat umum. Jadi, antrean buat motor tidak terjadi karena kami ikut ngantre dan satu persatu, setelah ngisi langsung keluar dan kembali masuk satu lagi,”pungkasnya. (ind)