"Sudah kami negosiasi baik-baik tetapi tetap tidak ada niat membebaskan lahan, padahal kmai perlu kepastian cepat. Kami akan bertindak tegas, proyek jalan secepatnya dilelang dan kami tidak terpengaruh dengan orang yg bersangkutan," ucap Muharram kepada Korankaltim.com Senin (23/4) pagi tadi.
Kalau proyek kembali diundur untuk lelangnya tahun ini menurut Muharram akan merugikan daerah dan masyarakat. Seharusnya, masyarakat sekitar dalam hal ini mendukung penuh agar jalan didepan rumah mereka bisa dilewati dengan baik, bukan malah bertahan yang seakan menghambat program pemerintah.
“Mereka tak sadar sudah menghambat program pemerintah. Kami sudah berusaha keras agar bisa mendapatkan bantuan anggaran dari pusat dan provinsi agar jalan nasional tersebut bisa diperbaiki, sudah ada anggaranya, malah ada warga yang tidak mendukung. Makanya kami putuskan untuk tidak menghiraukan dan melanjutkan program yang sudah dibuat," tegas Muharram. (*)
Penulis: Indra
Editor: Aspian