Senada diungkapkan Diyono (45) yang berdagang buah durian di kawasan Makodim 0912 Kubar. Dia menyebut sudah hampir sebulan menjajakan buah durian di tepi jalan itu. Menurutnya, apabila musim durian seperti saat ini, maka hasilnya lumayan untuk menambah penghasilan.
“Lumayan, sehari bisa laku sampai seratus buah. Rata-rata saya ecer per buah Rp 15 ribu ukuran sedang. Sehari masih bisa dapat untung Rp 200 ribu,” bebernya.
Begitu pula diungkapkan Ruslan (35) warga Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak. Dia menyebut sejak pertengahan Januari lalu mulai berdagang durian. Sekarang katanya sudah mulai masa puncak musim panen.
“Saya beli dari warga di Kampung Sakaq Tada, Kecamatan Mook Manar Bulatn. Masih bisa dapat untung Rp2 ribu sampai Rp5 ribu per buah. Sehari bisa dapat bersih Rp 150 ribu. Tapi musiman, dan diperkirakan penghujung bulan ini akan habis masa panen buah durian,” urainya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Kubar, Seki, mengakui holtikultura buah yang produksinya melimpah se-Kubar, dapat menjadi potensi destinasi (daya tarik) wisata.
“Kedepan Dinas Pariwisata Kubar berencana menjadikan agenda musim buah lokal sebagai promosi menarik wisatawan,” jelasnya. (imr)