“Sangat luar biasa. Kami datang menggunakan dua mobil dan terpaksa tidur di pantai. Tapi itu tidak menjadikan kami kecewa, bahkan kami merencanakan kembali tahun depan. Mengingat, selain Biduk-Biduk memiliki Labuan Cermin, juga memiliki pesisir pantai yang masih asri untuk dinikmati sambil membakar ikan segar bersama keluarga,” ungkap Ridwan saat berbincang dengan Koran Kaltim.
Wahyu, ketua RT di objek wisata Labuan Cermin mengatakan, dalam sehari sekitar 2.000 wisatan mendatangi Labuan Cermin. Pengelola sejak tahun ini memperbolehkan wisatawan untuk melakukan snorkeling dan diving.
“Wisatawan dipersilahkan masuk untuk membawa alat- alat lengkap buat diving di danau dua rasa. Mengingat, sudah sejak lama wisatawan ingin sekali melakukan diving dan saat ini kita buka untuk umum. Sehingga, jumlah pengunjung benar- benar luar biasa yang datang,” ungkapnya.
Wahyu menjelaskan, Pemerintah Kecamatan setempat, telah melakukan kerja sama dengan PT Jasa Raharja (Persero) Kota Tarakan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan.
“Keamanan dan kenyamanan yang utama kita berikan, walau diakui banyak pengunjung yang tidak dapat tempat tinggal dikarenakan penuh semua. Akan tetapi, kami juga memberikan keamanan bagi pengunjung yang beristirahat di pinggir pantai yang diperbantukan dari pihak Polsek dan Koramil, sehingga keamanan dan kenyamanan tetap terjaga,”pungkasnya. (ind)