Kini, Kubar Sudah Memiliki Klinik IPWL
2 menit baca1.520 kali dibaca
SENDAWAR–Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kutai Barat (Kubar) melakukan rapat kordinasi dengan mengundang sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Kesehatan (Diskes), Kepala RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS), Kodim 0912/KBR, Polres Kubar, Dinas Pendidikan, serta perwakilan masyarakat.
Wakil Bupati Kubar H Edyanto Arkan yang juga Ketua BNK Kubar mengatakan, tujuan rakor itu menindaklanjuti cara memutus mata rantai peredaran narkoba, bahkan menghilangkan peredaran narkoba di Kubar. Bahkan saat ini RSUD HIS telah memiliki klinik Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), guna merehabilitasi para pecandu narkoba.
“Kerja BNK Kubar semakin diperkuat pada 2018 ini. Dari laporan yang ada, Diskes Kubar sudah mengadakan klinik IPWL, yakni di Puskesmas Kecamatan Barong Tongkok dan Melak. Tujuannya sebagai sarana rehabilitasi bagi pecandu narkoba,” jelas Edyanto, kepada wartawan Kantor Bupati.
Ia menyebut, selama ini meski belum ada klinik IPWL, guna membantu BNK dan Pemkab Kubar dalam mengentaskan bahaya narkoba, sudah terprogram dalam kegiatan rutin puskesmas yaitu sosialisasi anti narkoba. “IPWL baru di dua puskesmas itu, dan RSUD HIS sebagai tempat rujukan. BNK Kubar siap membantu logistik (test strip/alat tes narkoba) untuk dua klinik IPWL itu. Fungsi IPWL sebagai upaya pencegahan untuk yang belum terkena, dan mengobati yang sudah terkena. Klinik dibuat untuk mengatasi masalah orang yang terkait penggunaan narkoba,” jelasnya.
Ditambahkan Edyanto, BNK dan juga Pemkab Kubar mendukung langkah efektif revitalisasi Satuan Tugas (Satgas) 13 dari 16 kecamatan yang sudah dibentuk BNK Kubar. Melalui para camat, agar menyurati para satgas, agar bergerak sosialisasi ke masyarakat, bahwa saat ini sudah ada IPWL. “Fungsi IPWL agar masyarakat tahu, untuk mengurangi ketergantungan penggunaan dan menghentikan penggunaan narkoba. Penurunan angka di Kubar menjadi lima dari tiga se-Kaltim, adalah penurunan kasus narkoba di Kubar,” pungkasnya.
Dinas Kesehatan menyatakan sangat mendukung kinerja BNK dan Pemkab Kubar serta seluruh instansi yang bekerja keras dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di Kubar selama ini. “Diskes akan mengajukan anggaran untuk pelatihan IPWL 18 puskesmas se-Kubar,” jelas Sekretaris Diskes Kubar, Barnabas.
“Untuk 2017 lalu Diskes telah mengajukan anggaran pengadaan stik atau alat deteksi narkoba, guna mengisi logistik IPWL yang sudah ada. Memang terbatas anggaran, dan itu hanya untuk IPWL Puskesmas Melak. Tapi kami harapkan puskesmas lainnya bisa mengajukan permintaan ke Diskes,” tambah Kepala Seksi P2PTM dan Keswa, Dona Trisna SY. (imr)










