penghujung pekan tadi.
Dipaparkannya, selama 1,8 tahun memimpin Pemkab Kubar, sinergitas dan dukungan seluruh elemen masyarakat, OPD, organisasi keagamaan, organisasi kemasyarakatan, sangat kuat. Sehingga dalam kurun itu, Pemkab Kubar berhasil meraih ragam capaian. “Dalam pengelolaan keuangan daerah 2016-2017, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kubar meraih penilaian opini Wajar Tanpa
Pengecualian (WTP). Pada 2017 Kubar terbaik kedua dari 10 kabupaten/kota se-Kaltim,” jelas Yapan.
Ditambahkan bupati, dengan capaian pembangunan itu, pada 2018 ini Kubar mendapat Alokasi Dana Insentif Daerah dari pusat sebesar Rp34,750 miliar. Bahkan untuk capaian pembangunan selama 2017, Kubar mendapat tambahan anggaran dari pusat sebesar Rp 7,5 miliar. “Kubar meraih tercepat ke-2 se-Kaltim dalam penyampaian Raperda tahun 2018, sehingga menjadi pilot project bagi daerah se-Kaltim,” ungkap Yapan.
Beragam keberhasilan Kubar selama dua tahun terakhir, menurut bupati tak lepas dari peran serta seluruh stakeholder. Kubar juga meraih urutan pertama tepat waktu membayar Iuran Wajib Pegawai (IWP) pada kwartal I tahun 2017 se-Kaltim. “Penghargaan dari PT Taspen Persero, tepat waktu penyetoran iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kesehatan, terbaik I dibidang Dekranasda, terbaik I dibidang pengelolaan keuangan daerah, terbaik II dibidang Kebudayaan dan terbaik III bidang prestasi penyelenggaraan diklat aparatur,” sebut Yapan.
Untuk dektahui, keberhasilan lainnya diraih Kubar selama dua tahun terakhir, urutan III cepat Laporan Hasil Pemeriksaan kurun 2001-2016, urutan pertama penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sebesar 99,1 persen, Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) 2016 nilai predikat CC, bahkan pada Peringatan hari Hak Azasi Manusia (HAM) ke-69 tahun 2017, Pemkab Kubar meraih penghargaan kabupaten cukup peduli HAM, diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo kepada Wabup Edyanto Arkan. (imr)