Kepala PLN Rayon Tanjung Redeb, Teguh B Ocravian menerangkan, pemadaman yang terjadi beberapa minggu ini dikarenakan pihak PLN sedang melakukan perakitan mesin baru di PLTD Sambaliung. Sehingga, pemadaman tidak terjadwal dilakukan guna mendukung penuh proses perakitan antara mesin lama dengan tambahan mesin yang baru datang dengan kapasitas 1.000 KW.
Sedangkan untuk tahap awal pengoperasian mesin dari 10 unit yang didatangkan, akhir tahun ini baru lima unit yang bisa dioperasikan. “Bersyukur, lima mesin pertama selesai kita pasang sesuai jadwal dan malam tahun baru tidak ada pemadaman. Untuk lima unit tersisa, masih dalam perjalanan menuju Kabupaten Berau dan diyakini awal Januari 2018 sudah di Berau semua,” tegasnya.
Seperti diketahui, di tahun 2017 ini PLN Berau mendatangkan 20 unit mesin diesel yang akan datang itu sebanyak 10 unit dengan kapasitas 1.O00 KW untuk PLTD Sambaliung, dua unit diesel dengan kapasitas 500 KW buat PLTD Talisayan, satu unit diesel dengan kapasitas 500 KW buat PLTD Tanjung Batu, satu unit mesin diesel dengan kapasitas 500 KW buat PLTD Biduk-Biduk, satu unit mesin diesel dengan Kapasitas 200 KW buat PLTD Gunung Sari, tiga unit mesin diesel dengan kapasitas 200 KW buat PLTD Derawan dan dua unit meain diesel dengan kapasitas 200 KW buat PLTD Batu Putih. “Jika semua mesin ini telah datang, diyakini setiap kampung yang ada bisa terang menikmati lampu siang maupun malam hari. Tentu saja, bisa kita lihat kekurangan mesin ini yang mengakibatkan Berau khususnya Kota Tanjung Redeb terus mengalami [emadaman. Semoga saja, seluruh mesin buat tujuh PLTD bisa datang dan tidak ada lagi yang ditunda - tunda,” pungkasnya. (ind)