Bangun 1000 Jamban Dalam Waktu Satu Hari
1 menit baca773 kali dibaca
TANJUNG REDEB - Bupati Berau H Muharram meminta agar Forum Sehat Berau (FBS) bisa memberikan terobosan baru yaitu bisa memecahkan rekor dengan membuat 1.000 jamban dalam sehari secara serentak. Ini semua ditujukan agar tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai buang air besar secara langsung ke sungai.
Saat ini masih banyak kecamatan di daerah pesisir yang masyarakatnya buang air besar di jamban. Ini memang perlu pendekatan agar masyarakat mengubah paradigma dan pemahaman pola hidup sehat.
“Beberapa hal yang mempengaruhi sehingga masih banyak warga yang memilih buang air besar di jamban di sungai. Selain menjadi kebiasaan sebagian masyarakat sejak dulu, masalah ini juga berkaitan dengan tingkat ekonomi. Banyak warga beralasan belum mampu membuat toilet yang memenuhi standar kesehatan karena terbentur masalah biaya sehingga mereka masih tetap buang air besar di sungai. Di sinilah fungsi dari dibentuknya FBS agar bisa membuatkan jamban sehat dan mendapatkan rekor MURI,” terang Muharram, beberapa waktu lalu.
Masalah ini perlu kerjasama lintas instansi agar membuahkan hasil maksimal. Perlu solusi agar warga tidak lagi buang air besar di sungai, misalnya dengan memperbanyak pembangunan toilet umum sehingga bisa digunakan bersama. Hingga saat ini tidak hanya di pedalaman, penggunaan jamban di bantaran sungai dalam Kota Tanjung Redeb maupun kecamatan sekitarnya masih ditemukan. Sehingga, keberadaan jamban di bantaran sungai, sangat mempengaruhi lingkungan. Kotoran yang terbuang di sungai dapat menyebabkan penyakit karena perkembangbiakan bakteri yang merugikan bagi kesehatan, apalagi Sungai Segah merupakan bahan baku air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah.
“Kita mengharapkan agar FBS bersama-sama dengan Dinas Kesehatan Berau bisa menghilangkan perilaku masyarakat tersebut dengan Sosialisasi. Kita menginginkan, agar Berau juga bisa menjadi daerah yang memiliki daya hidup sehat di tahun 2019 mendatang, bukan saja bersih namun memiliki jamban bersih baik dari perkotaan sampai daerah pedalaman,”pungkasnya. (ind)










