“Pemadaman yang kita lakukan sekitar 20 hari yaitu dari 24 Desember 2017 sampai 15 Januari 2018. Ini semua kita tujukan, agar dalam masa tahap perbaikan atau pemasangan mesin PLTD baru bisa tetap stabil dan tidak menganggu tenaga listrik bagi pengguna listrik lainya,” ungkap Kepala PLN Rayon Tanjung Redeb, Teguh B Octavinato kepada Koran Kaltim.
Seperti diketahui, sejak Rabu (20/12) lalu, PLN Area Berau kedatangan 10 mesin berkapasitas satu megawatt (MW) yang akan dioperasikan di PLTD Sambaliung. Pengiriman 10 mesin tersebut, didatangkan secara bertahap dari Kalimantan Utara (Kaltara) yang diturunkan di Kabupaten Bulungan, Pelabuhan Tanjung Selor dan dilanjutkan pengiriman melalui jalur darat ke Kota Tanjung Redeb. “Yang kita padamkan secara bergilir itu khusus perhotelan dan perusahaan. Sementara buat masyarakat umum, kita bisa pastikan ada lima mesin bisa beroperasi saat menyambut Tahun Baru 2018. Ditujukan, agar tidak ada pemadaman saat menyambut Tahun Baru 2018 dan semoga saja di awal tahun 2018 nanti seluruh mesin sudah bisa dioperasikan agar tidak ada lagi yang namanya giliran mati lampu,”pungkasnya. (ind)