“Sumpah dan janji ini bukan hanya disaksikan oleh saya, namun disaksikan masyarakat yang hadir, luruskan niat sebagai kepala kampung, dengarkan keluhan masyarakat, karena kalian dipilih langsung oleh masyarakat, bukan tanpa alasan. Dan terlaksananya dan terpilihnya kepala kampung ini bukti masyarakat mempercayai kalian untuk memimpin masyarakat, dan diberikan amanah, mampu memberikan pengayoman kepada masyarakat. Hal ini lah yang membuktikan kualitas kita sebagai kepala kampung,” tegasnya.
Muharram juga tegaskan, agar kepala kampung baik yang masih menjabat maupun yang sudah terpilih agar jangan sampai lambat dalam menyetorkan LPJ Kampung dan juga jangan sampai salah. Ini juga modal sekaligus tantangan bagi para kepala kampung untuk ikut dipemilihan lagi berikutnya. “Yang lebih penting dari masa jabatan pada pemerintahan di kampung adalah pertama outputnya, yaitu kesejahteraan rakyat, tidak berguna pelaporan yang tepat waktu namun masyarakatnya malah tidak mengalami perubahan. Kedua kepala kampung harus tahu perkembangan dan kondisi warganya, jangan sampai ada pembatasan warga yang ingin berusaha. Dengan kata lain sebagai aparat kampung permudahlah kalau memang sudah memenuhi ketentuan. Namun beda halnya kalau memang ada kekurangan persyaratan tetapi disampaikan dengan baik dan bijak,” pungkasnya. (ind)