Hingga kini, PTMB masih melakukan proses pemulihan sistem setelah Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) KM 8 sempat menghentikan operasionalnya akibat terputusnya pasokan listrik.
Direktur Utama PTMB Yudhi Saharuddin mengatakan, penghentian operasional IPAM KM 8 sebanyak dua kali menyebabkan produksi air terganggu sehingga distribusi ke sejumlah pelanggan belum sepenuhnya kembali normal.
Proses pemulihan distribusi masih berlangsung di sejumlah wilayah Balikpapan Tengah, meliputi Karang Rejo, Gunung Guntur, Adpel Sumber Rejo, Sungai Ampal, Gunung Kawi, Bonto Bolaeng, Gunung Rambutan, hingga kawasan sekitarnya.
Selain melakukan normalisasi produksi di IPAM KM 8, PTMB juga masih menunggu kestabilan aliran air untuk mengoperasikan pompa penguat (booster) di Gunung Rambutan, Bonto Bolaeng dan Sungai Ampal.
Kondisi tersebut mengakibatkan distribusi air ke wilayah yang bergantung pada pasokan dari IPAM KM 8 belum dapat dilakukan secara optimal.
Seluruh personel teknis terus bekerja mempercepat proses normalisasi agar pasokan air bersih kepada pelanggan dapat segera pulih sepenuhnya.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Terima kasih atas kesabaran dan pengertian masyarakat selama proses pemulihan berlangsung," kata Yudhi kepada Korankaltim.com Kamis (2/7/2026).
PTMB mengimbau pelanggan untuk memantau perkembangan distribusi air melalui Call Center maupun layanan digital yang disediakan PTMB. "Sekaligus memanfaatkan layanan tersebut apabila ingin menyampaikan pengaduan," ucapnya.
Editor: Aspian Nur