Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro dan diikuti satu satuan setingkat kompi (SSK) personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Kaltim. Apel juga dihadiri seluruh pejabat utama serta personel Polda Kaltim.
Kapolda Kaltim, Endar Priantoro, menegaskan operasi ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya dalam menghadapi potensi gangguan yang dapat memicu konflik sosial di wilayah Kaltim.
“Operasi ini mengedepankan langkah preventif serta kesiapan penanganan secara cepat dan terukur, agar setiap potensi gangguan dapat dikendalikan sejak dini sebelum berkembang lebih luas,” ucapnya.
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Andi Rifai melalui Danyon A Pelopor, Iwan Pamuji, menyebut kesiapan personel menjadi faktor utama dalam menjaga situasi tetap kondusif.
“Seluruh personel yang terlibat agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan,” ujarnya
Sebanyak satu satuan setingkat kompi (SSK) personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim disiagakan dalam operasi tersebut. Selain kekuatan personel, kesiapan juga mencakup perlengkapan operasional serta penguatan koordinasi lintas instansi.
Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam penanganan konflik sosial, mengingat potensi gangguan kamtibmas seringkali melibatkan berbagai aspek di masyarakat.
“Dengan kesiapan yang matang, diharapkan setiap potensi konflik sosial dapat diantisipasi secara cepat dan tepat, sehingga tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh personel yang terlibat juga diharapkan memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing di lapangan, sekaligus mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Pendekatan humanis tetap menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” pungkasnya.
Editor: Erwin