Hal itu disampaikan nggota Komisi III DPRD Balikpapan Laisa Hamisah yang menyebut infrastruktur jalan tani memiliki peran strategis dalam menunjang kelancaran distribusi hasil pertanian. Akses yang memadai akan mempermudah petani dalam membawa hasil panen ke pasar sehingga proses pemasaran menjadi lebih efektif.
“Pembukaan akses jalan tani sangat penting. Jika jalurnya mudah dilalui, distribusi hasil pertanian bisa berjalan lancar dan penjualan hasil tani menjadi lebih optimal,” kata Laisa kepada Korankaltim.com Selasa (7/4/2026).
Peningkatan akses jalan tani tidak hanya berdampak pada distribusi, tetapi juga berpengaruh terhadap produktivitas petani. Dengan infrastruktur yang memadai, petani dapat bekerja lebih maksimal dan menghasilkan panen yang lebih baik.
“Kalau aksesnya bagus, tentu petani bisa bekerja lebih maksimal. Hasilnya meningkat, begitu juga dengan pendapatan mereka. Ini akan berdampak langsung pada kesejahteraan,” sebutnya.
DPRD Balikpapan mendukung penuh langkah pemerintah dalam membuka akses jalan tani sebagai bagian dari program peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
Selain itu penguatan sektor pertanian lokal dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah. Dengan optimalisasi produksi lokal, kebutuhan pangan masyarakat Balikpapan diharapkan dapat terpenuhi secara mandiri.
“Kami mendukung karena ini untuk kesejahteraan masyarakat, terutama petani. Harapannya pendapatan mereka meningkat dan ketergantungan dari luar daerah dapat berkurang,” ucap Laisa lagi.
Program pembukaan jalan tani diharapkan dapat segera direalisasikan agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh para petani di Balikpapan. “Harapan kami, program ini bisa segera diwujudkan sehingga petani benar-benar merasakan dampaknya,” tutup Laisa.
Editor: Aspian Nur