Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, ledakan menyebabkan kerusakan material pada kendaraan dan bangunan bengkel.
Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol M. Rezsa, mengatakan ledakan terjadi saat kendaraan milik Samator itu berada di bengkel untuk menjalani perbaikan. Hingga kini, penyebab pasti kejadian masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
“Telah terjadi ledakan pada kendaraan tangki bermuatan oksigen cair di bengkel Hino PT Kumala Motor Sejahtera sekitar pukul 06.34 Wita. Untuk penyebabnya masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.
Menurutnya, aparat telah melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan lokasi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi aman sekaligus menjaga keutuhan lokasi sebelum dilakukan pemeriksaan lanjutan.
“Lokasi sudah kami amankan dan dilakukan penanganan awal. Selanjutnya akan dilakukan proses lebih lanjut sesuai prosedur,” jelasnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan manajemen perusahaan terkait. Baik dari pihak Samator maupun Hino akan melaporkan kejadian tersebut ke kantor pusat masing-masing, termasuk ke Makassar, untuk penanganan internal dan evaluasi.
Rezsa memastikan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Hal ini diduga karena saat kejadian bengkel dalam kondisi tidak beroperasi.
“Korban nihil. Tidak ada aktivitas pekerja di lokasi karena bertepatan dengan hari libur,” tegasnya.
Meski demikian, kerugian material dipastikan terjadi. Satu unit kendaraan tangki mengalami kerusakan, sementara bangunan bengkel, terutama bagian atap, turut terdampak akibat kuatnya ledakan.
Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti ledakan, termasuk kemungkinan faktor teknis kendaraan maupun karakteristik muatan oksigen cair yang dibawa.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi selama proses penanganan berlangsung guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.