Kedatangan ribuan penumpang ini didominasi oleh warga yang kembali dari kampung halaman di sejumlah daerah di Sulawesi dan Jawa, usai merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.
Kepala Cabang Pelni Balikpapan, Ridwan Mandaliko, menyebutjan, dua kapal yang tiba yakni KM Bukit Siguntang yang melayani rute Makassar–Parepare–Balikpapan serta KM Dorolonda dari Surabaya.
“Pada hari ini kita kedatangan dua kapal dengan jumlah penumpang cukup besar. Total penumpang yang turun di Balikpapan mencapai sekitar 3.212 orang,” ujarnya.
Ia merinci, KM Bukit Siguntang mengangkut sebanyak 1.816 penumpang, sementara KM Dorolonda membawa sekitar 1.396 penumpang yang dijadwalkan tiba pada sore hari.
Menurut Ridwan, tanggal 29 hingga 30 Maret menjadi puncak arus balik Lebaran tahun ini di Balikpapan. Lonjakan penumpang diperkirakan masih akan terjadi seiring kedatangan kapal-kapal berikutnya.
“Besok masih ada kedatangan kapal KM Lambelu dan KM Dobonsolo. Jadi arus balik masih terus berlangsung,” katanya.
Secara keseluruhan, jumlah penumpang yang kembali ke Balikpapan selama periode arus balik diperkirakan mencapai 10 ribu hingga 11 ribu orang. Angka tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali beraktivitas setelah libur Lebaran.
Ridwan juga menyebutkan, arus balik kali ini lebih didominasi oleh penumpang yang datang dibandingkan yang berangkat. Hal ini sejalan dengan pola mudik sebelumnya, di mana banyak warga Balikpapan melakukan perjalanan ke daerah asal seperti Makassar, Parepare, Surabaya, hingga Baubau.
“Memang lebih banyak yang turun, karena sebelumnya mereka mudik ke daerah-daerah tersebut,” jelasnya.
Di sisi lain, Pelni memastikan seluruh operasional kapal selama masa arus balik berjalan normal. Pihaknya juga tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang, termasuk pengaturan jadwal kedatangan kapal agar tidak terjadi penumpukan di pelabuhan.
Editor: Erwin