Ruas tersebut sebelumnya mengalami gangguan struktur akibat pergeseran tanah yang dipicu curah hujan tinggi pada awal Januari lalu. Insiden itu menyebabkan penurunan pada struktur slab on pile sepanjang kurang lebih 82,5 meter.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Yudi Hardiana, menegaskan proses perbaikan kini memasuki tahap akhir dan ditargetkan rampung pada 10 Maret 2026.
“InsyaAllah sudah bisa difungsionalkan mulai 13 Maret,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Yudi meluruskan, kondisi yang terjadi bukanlah ambruk total, melainkan pergeseran tanah yang berdampak pada penurunan struktur.
Saat kejadian, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam, mengakibatkan akumulasi air pada area timbunan disposal. Akibatnya, tanah bergerak dan memengaruhi kestabilan konstruksi di atasnya.
“Pasca kejadian, struktur terdampak langsung kami amankan dan stabilkan sementara untuk mencegah kerusakan lanjutan,” jelasnya.
Saat ini, area terdampak telah dibersihkan dan dilakukan perbaikan permanen sesuai standar teknis konstruksi. Seluruh pembiayaan menjadi tanggung jawab penyedia jasa karena ruas tersebut masih dalam tahap pekerjaan.
Selain perbaikan di titik terdampak, BBPJN Kaltim juga melakukan evaluasi menyeluruh di sepanjang trase tol. Survei ulang dilakukan terhadap seluruh slab on pile untuk memastikan tidak ada potensi gangguan serupa.
Langkah mitigasi tambahan turut disiapkan, seperti peningkatan kapasitas saluran drainase, penguatan kaki timbunan, pengaturan aliran limpasan air, hingga pemantauan intensif saat curah hujan tinggi.
Sebelumnya, tol IKN sepanjang 52,5 kilometer direncanakan kembali dibuka secara fungsional mulai 13 hingga 29 Maret 2026. Pembukaan ini untuk mendukung kelancaran arus mudik, khususnya masyarakat Balikpapan dan Kalimantan Timur yang hendak menuju Kalimantan Selatan maupun kawasan IKN.
Selama masa fungsional, hanya kendaraan golongan I atau kendaraan pribadi non-bus dan non-truk yang diperbolehkan melintas.
Kecepatan dibatasi maksimal 60 kilometer per jam dengan jam operasional pukul 06.00 hingga 18.00 Wita. BBPJN juga membuka dua akses gerbang menuju IKN, yakni melalui Manggar dan Seksi 1B yang terhubung dengan Ring Road Balikpapan.
Editor: Erwin