Pelepasan itu ditandai dengan prosesi payung pora, dipimpin Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro di Polda Kaltim Sabtu (17/1/2026) pagi tadi.
Prosesi payung pora itu merupakan awal dari pelepasan. Setelah melaluinya, Sabilul yang berada di karpet ber klir biru lantas menuju Kendaraan Taktis (Rantis) Maung milik Brimob yang telah diberi sedikit sentuhan dekorasi. Rantis bermesin 4x4 ini merupakan kendaraan produk lokal yang diproduksi oleh PT Pindad.
Maung itu memiliki kemampuan manuver yang gesit dan handal untuk mendukung mobilitas penggunanya di berbagai medan operasi. Dengan kecepatan maksimal 120 km/jam dan transisi manual 6 speed, Maung mampu menjangkau jarak tempuh hingga 800 km. Kendaraan ini juga dilengkapi dengan braket dan konsol senjata, perangkat GPS navigasi dan tracker kendaraan serta perlengkapan lainnya.
Kapala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Kaltim Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Yuliyanto menyampaikan, pelepasan Wakapolda Kaltim tersebut merupakan bagian dari rotasi dan promosi jabatan di lingkungan Polri yang dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada akhir tahun 2025, sebagai dasar penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel.
"Irjen Pol Sabilun Alif selanjutnya mendapatkan penugasan baru sebagai Widya Iswara Utama di Sespim Polri. Jabatan Wakapolda Kaltim kini diemban oleh Brigjen Pol Adrianto Yosi Kusumo, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Riau," sebutnya.
Selain pelepasan Wakapolda Kaltim, berdasarkan Surat Telegram Kapolri tersebut, Kapolda Kaltim juga memimpin sertijab sejumlah pejabat utama Polda Kaltim. Beberapa jabatan yang mengalami pergantian di antaranya Direktur Intelkam, Direktur Reserse Narkoba, Direktur Polairud, serta Kepala Bidang Keuangan Polda Kaltim.
"Para pejabat lama mendapatkan promosi jabatan di lingkungan Mabes Polri maupun satuan lain, sementara posisi yang ditinggalkan diisi oleh perwira Polri yang sebelumnya bertugas di berbagai wilayah," paparnya.
Mutasi dan rotasi jabatan tersebut merupakan hal yang wajar dalam tubuh Polri sebagai upaya penyegaran organisasi. “Selain peningkatan kinerja, rotasi jabatan ini juga bertujuan memberikan ruang pengembangan karier bagi personel Polri,” jelasnya.
Apresiasi diberikan kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kalimantan Timur, serta berharap pejabat baru dapat meningkatkan kinerja dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Editor: Aspian Nur