Keberangkatan ini menjadi bukti solidaritas dan panggilan kemanusiaan insan PLN. Berbekal keterampilan teknis, mereka akan memeriksa jaringan, membersihkan instalasi terendam, dan menyalakan kembali gardu serta distribusi listrik agar masyarakat bisa beraktivitas dengan aman.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menyampaikan rasa bangga atas ketulusan para relawan yang siap meninggalkan keluarga demi membantu pemulihan di daerah terdampak.
“Kami percaya, semangat dan kemampuan para relawan akan membantu mempercepat pemulihan kelistrikan. Semoga mereka diberikan kesehatan dan keselamatan selama bertugas,” ujar Chaliq dalam rilisnya, Senin (8/12/2025).
Ia menegaskan bahwa kehadiran PLN bukan sekadar menyediakan listrik, tetapi juga menjaga nilai kemanusiaan.
“PLN hadir bukan sekadar penyedia layanan, tetapi bagian dari masyarakat. Ketika ada yang membutuhkan, kita turun tangan bersama,” lanjutnya.
Salah satu relawan, Ilham Teguh, mengaku berangkat dengan penuh ketulusan dan semangat untuk membantu.
“Ini bukan hanya tugas, tetapi kesempatan untuk membawa kembali terang dan harapan bagi saudara-saudara kita. Semoga apa yang kami lakukan bisa membantu mereka bangkit lagi,” ucap Teguh.
PLN membekali para relawan dengan peralatan keselamatan, perlengkapan kerja, dan logistik untuk menunjang kebutuhan selama bertugas. Setibanya di lokasi, mereka akan berkoordinasi dengan unit PLN setempat untuk menentukan prioritas pemulihan, termasuk fasilitas umum, layanan kesehatan, dan rumah warga.
Dengan semangat gotong royong, PLN berharap pemulihan jaringan listrik berlangsung cepat sehingga masyarakat dapat kembali menikmati layanan yang aman dan andal. (*)