Wali Kota Rahmad Mas’ud didampingi Wakil Wali Kota Bagus Susetyo serta perwakilan dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau langsung beberapa lokasi seperti Supermarket Yova Gunung Malang dan gudang PT Surya Wijaya, distributor beras di kawasan tersebut.
Langkah ini dilakukan menyusul terjadinya kelangkaan beras premium di beberapa minggu terakhir. Meski demikian, Rahmad memastikan bahwa beras medium masih tersedia secara luas di pasar-pasar tradisional, retail modern, dan platform belanja daring.
“Kami mengimbau masyarakat tidak perlu panik. Kondisi ini disebabkan keterlambatan distribusi dari daerah penghasil akibat masa panen dan temuan beras campuran yang mempengaruhi alur pasok,” ujar Rahmad.
Data dari Pemkot menunjukkan, cadangan beras di Gudang Bulog Balikpapan mencapai 8.000 ton. Di luar itu, pasokan dari distributor lokal juga mencukupi. “Di Yova ada lebih dari 43 ton dan di gudang Gunung Malang tersedia 70 ton. Ini menandakan ketersediaan tetap aman,” tandasnya.
Pemerintah kota akan terus melakukan koordinasi dengan instansi dan distributor terkait guna menjaga kelancaran distribusi dan kestabilan pasokan.
Dengan demikian, kebutuhan beras warga Balikpapan diharapkan tetap terpenuhi tanpa gangguan berarti.
Editor: Erwin