"Info tahanan (Polres) PPU melarikan diri. Bagi warga yang punya rumah kos, harap waspada, DPO ini diduga masuk Balikpapan," tulis pesan berantai tersebut.
Dari penelusuran yang dilakukan Korankaltim.com, empat dari tujuh tahanan tersebut telah berhasil ditangkap kembali tidak jauh dari lokasi pelarian, sementara itu, tiga lainnya masih dalam pencarian dan dikabarkan melarikan diri ke Kota Balikpapan.
Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto mengakui adanya kabar tersebut namun belum bersedia memberikan rincian lebih lanjut terkait identitas para tahanan yang kabur. "Benar, tapi untuk detailnya silakan tanyakan ke Polres PPU," ujar Yuliyanto Senin (23/9/2024).
Menindaklanjuti kabar tiga tahanan melarikan diri ke Balikpapan, Polresta Balikpapan segera memperketat pengawasan dan mempersempit ruang gerak mereka.
Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun mengonfirmasi mereka sedang memeriksa informasi tersebut dan langkah antisipatif tetap diambil untuk mencegah para buronan bersembunyi di wilayah kota. "Kami akan mempersempit ruang gerak mereka," tegas Sangidun.
Masyarakat, khususnya pemilik rumah kos dan kontrakan diminta untuk waspada dan melaporkan setiap hal mencurigakan. "Jika ada orang tak dikenal tiba-tiba masuk ke wilayah anda segera laporkan ke RT setempat atau ke kantor polisi terdekat," ujarnya.
Sangidun juga meminta agar warga yang memiliki rumah kos atau kontrakan turut aktif memantau lingkungannya. Tahanan yang kabur dikhawatirkan berpotensi melakukan tindak kejahatan. "Awasi setiap tamu yang datang atau penghuni baru yang mencurigakan," ucap Sangidun lagi.
Hingga berita ini diterbitkan, Kapolres PPU belum memberikan keterangan resmi terkait kaburnya tujuh tahanan tersebut.
Editor: Aspian Nur