Dalam kesempatan tersebut dirinya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini terutama manajemen Bay Park Plaza Balikpapan yang menyediakan ruang bagi ekspresi berkesenian dan pelestarian budaya.
"Mudah-mudahan ini bisa berlanjut terus. Nilai budaya jangan sampai luntur karena ini merupakan tanggung jawab kita untuk melestarikanya bersama," ujarnya.
Rahmad menyebut, pekan Budaya Borneo ini juga menjadi wadah yang tepat untuk menggali, melestarikan dan mengembangkan warisan budaya.
Lebih jauh Rahmad menekankan bahwa Balikpapan telah dinobatkan sebagai kota yang nyaman dihuni. Maka dari itu, dia mengajak warga untuk tetap membudayakan kebersihan dan tidak ugal-ugalan di jalan.
"Jadi bukan hanya budaya kesinian saja, melainkan budaya kebersihan, tidak ugal -ugalan di jalan, dan ramah tamah kepada pendatang harus terus kita jaga. Karena ini merupakan ciri khas Kota Balikpapan. Kalau bukan kita yang jaga siapa lagi," jelasnya.
General Manager Plaza Balikpapan, Aries Adriyanto mengatakan, Budaya Borneo inu merupakan tahun kelima diadakan. Melalui kegiatan itu, ia berharap mal tidak hanya sebagai tempat berbelanja saja melainkan ada edukasi di dalamnya.
"Alhamdulillah dalam pekan budaya Borneo Culture Week 5 tahun ini ada 50 tarian seni budaya yang tampil. Dan itu meningkat dari tahun lalu yakni hanya 40 tarian seni budaya yang tampil," pungkasnya.
Editor: Supiansyah