Insiden ini diketahui terjadi ketika KRI Layang 635 sedang melaksanakan Operasi Tri Dharma 01 di sektor tersebut.
Empat nelayan yang membawa kapal pun dievakuasi, tiga di antaranya berhasil diselamatkan sementara satu lainnya meninggal dunia saat proses evakuasi dilakukan.
Komandan Satuan Gugus Tempur Laut II TNI AL, Kolonel Laut (P) Yosafat Indarto, mengatakan insiden kapal nelayan terbakar tersebut pertama kali diketahui oleh kru kapal KRI Layang yang menerima laporan dari Anak Buah Kapal (ABK) mereka yang melihat adanya kebakaran kapal nelayan.
"Setelah mendapat laporan dari ABK, kami langsung menurunkan sekoci untuk menindaklanjuti. Saat tiba dilokasi, kami menemukan empat korban, tiga di antaranya selamat, namun satu dalam kondisi lemah," kata Yosafat.
Keempat korban yang ditemukan tersebut pun langsung dievakuasi, mengingat satu korban ditemukan dalam kondisi lemah yang langsung dibawa ke KRI Layang agar segera mendapatkan pertolongan pertama dari tim kesehatan kapal.
Namun, sayangnya korban yang diketahui bernama Thoriq itu tidak dapat diselamatkan. Sementara tiga korban lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat mereka yakni Sanusi, Mawardi, dan Sofyan. Ke empat nelayan tersebut jemudian langsung dievakuasi menuju Balikpapan.
"Kami langsung berkoordinasi dengan Lanal Balikpapan, Basarnas, dan Polresta Balikpapan untuk mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan," ujar Yosafat.
Saat proses evakuasi dilakukan lanjut Yosafat, seluruh korban ditemukan sudah berada di air, meninggalkan kapal yang sepenuhnya telah terbakar hebat.
"Kondisinya gelap dan kami hanya mendengar suara teriakan minta tolong dari kejauhan. Saat tiba di lokasi, kapal nelayan tersebut sudah habis terbakar, dan semua korban sudah berada di air," ungkap Yosafat.
Dari keterangan para korban yang selamat mengaku bahwa mereka adalah nelayan yang berangkat dari Muara Jawa sebelum insiden kebakaran tersebut terjadi. Saat ini, penyelidikan mengenai penyebab kebakaran juga masih terus dilakukan pihak berwenang.
Editor: Supiansyah