Dalam paparannya, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyampaikan bahwa sebanyak 517 kepala daerah, baik gubernur, wali kota, maupun bupati, hadir untuk mendengarkan langsung arahan Presiden. Tito juga menyampaikan bahwa beberapa kepala daerah tidak dapat hadir karena alasan kesehatan, mengikuti sidang paripurna DPRD serta terkendala transportasi menuju Kota Balikpapan.
"Atas nama rekan-rekan Kepala Daerah Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak presiden yang telah memberikan kesempatan untuk hadir langsung di tempat ini (IKN)," ucap Tito Karnavian dalam paparannya.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya pembangunan IKN yang dirancang dengan konsep kota masa depan. Ia juga menyampaikan bahwa, IKN bukan sekedar kota baru tetapi juga merupakan simbol kemampuan bangsa Indonesia.
"Kita ingin menunjukkan bahwa kita punya kemampuan untuk juga membangun ibukota sesuai dengan keinginan kita sesuai dengan desain kita," ucap Presiden Jokowi dalam sambutannya.
Presiden juga mengingatkan bahwa pembangunan IKN masih berada di tahap awal, dengan progrws baru sekitar 20 persen. Namun, ia optimis bahwa kota ini akan menjadi contoh bagi seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia dalam merencanakan pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
"Saya ingin menyampaikan bahwa IKN ini adalah contoh kota masa depan yang dibangun dengan rencana dan konsep untuk masa depan, konsepnya jadi kota hutan, bukan kota beton," tegas Jokowi.
Selain itu, Presiden juga memberikan saran kepada para kepala daerah untuk merencanakan konsep kota yang spesifik dan matang. Ia mencontohkan beberapa kota di Amerika Serikat yang fokus pada industri tertentu, seperti kota yang hanya memiliki lapangan golf atau kota yang khusus untuk industri mebel.
"Jangan sampai ada kota yang membelakangi laut, laut itu harus kita jadikan halaman depan, bukan di belakang rumah. Kita punya potensi besar, tapi harus direncanakan dengan baik," ujar Presiden.
Jokowi juga menyoroti pentingnya penggunaan energi hijau seperti yang akan diterapkan di IKN, di mana seluruh energi yang digunakan sudah 100% berasal dari sumber energi hijau. Ia berharap agar ke depan, seluruh kendaraan di IKN juga menggunakan tenaga listrik.
"Kemarin pagi saya cek di IKN, air quality index-nya 6, padahal kendaraannya belum listrik. Ini adalah langkah besar menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan," ungkap Presiden.
Dengan konsep yang matang dan perencanaan yang baik, Presiden Jokowi yakin bahwa IKN Nusantara akan menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali dan menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia.
"Hati-hati kota-kota yang sudah mulai macet, kota yang sudah mulai padat yang berkaitan dengan polusi," tegas Presiden.
Editor: Supiansyah