Lurah Dama Kanti Raharjo mengatakan, banjir yang terjadi dikawasan Beller terjadi sejak Selasa pagi. Air mulai naik dikawasan ini sekira pukul 08.00 WITA. "Ketinggian air tadi sempat mencapai sepaha orang dewasa. Saat ini sudah mulai surut," kata Kanti kepada Korankaltim.com.
Ada tiga RT dikawasan beller yang terendam banjir diantaranya RT 32 RT 31 dan RT 14. Warga disekitar pun telah mengantisipasi hal tersebut dengan mengevakuasi barang-barang berharganya.
"Daerah ini memang langganan banjir, apa lagi saat hujan deras seperti ini. Sebagian warga ada yang bertahan didalam rumah karena tidak terlalu tinggi," ungkapnya.
PS Panit II Binmas Air Polda Kaltim, Bripka Taufik mengatakan saat ini situasi dilokasi banjir Beller masih terkendali. Ketinggian air yang sempat mencapai paha orang dewasa pun berangsur surut. Hanya saja, arus air dikawasan Beller masih cukup deras.
"Kami imbau untuk warga terutama anak-anak dikawasan Beller agar tidak bermain dialiran air, karena ini arus air cukup deras tentu ini bisa berbahaya," tegas Taufik.
Untuk mengantisipasi terjadinya korban jiwa akibat terbawa arus air dikawasan Beller, Taufik bersama personel kepolisian lainnya akan berjaga hingga air dikawasan Beller surut dan kembali normal.
"Ada beberapa personel tadi dibagi kebeberap tempat. Ada yang di Masda dan dikawasan Beller ini, nanti kalau ada kebutuhan tambahan personel kita akan komunikasi ke Mako," ujarnya.
Saat ini, Taufik memastikan situasi banjir dikawasan Beller masih aman. Air dikawasan ini pun mulai surut. "Kita berharap air bisa cepat surut," tutup Taufik.
Selain kawasan Beller, banjir juga sempat merendam kawasan Masda, Balikpapan Balikpapan Utara dan Jalan MT Haryono, tepatnya di depan Rumah Sakit Siloam dan kawasan Puskib.
Editor: Aspian Nur