Kepala DLH Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan, berdasarkan informasi yang ia terima kejadian tumpahan diduga limbah minyak ini memang ada semacam keteledoran, dari pihak Pertamina yang mereka sudah tangani.
"Kami akan tetap mengundang mereka untuk mengkonfirmasi langsung terkait hal tersebut supaya kedepan tidak berulang kembali dan tidak ada masalah di kemudian hari. Jadi kuncinya itu yah, tidak terulang kembali dan tidak ada msalah di kemudian hari," kata Sudirman kepada awak media Kamis (30/5/2024).
Diakuinya dalam penanganan diduga limbah minyak tersebut pihak Pertamina sudah melakukan penanganan dengan cepat. Hanya yang menjadi persoalannya kamarin itu limbah diduga minyak tersebut mengenai mangrove.
"Yang kami tidak tahu, apakah mengrove bisa tumbuh atau mati. Saya minta kepada mereka harus monitor. Jika nanti mangrove-mangrove tersebut mati mereka harus bertanggungjawab," tegasnya.
DLH akan mengundang Pertamina untuk konfirmasi ulang agar tak terjadi lagi adanya kelalaian tersebut. Sehingga setelah rapat nanti ada semacam klarifikasi pertanggungjawaban atas keteledoran itu agar tidak terjadi lagi.
"Kemudian, kalau ada imbas efek lanjutan jika terjadi seperti mangrove mati kami minta mereka tanggungjawab," tutup Sudirman.
Editor: Aspian Nur