Diantara ribuan pemudik tersebut, terdapat 315 peserta Program Mudik Asyik Bersama BUMN 2024. Mereka menumpangi KM Labobar milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni). Mulai berlayar sekira pukul 03.00 Wita, Jumat (5/4/2024) dini hari tadi.
Vice President Pelni yang mengawasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Fauziah Ferryna mengungkapkan bahwa minat terhadap mudik gratis ini sangat tinggi. "Namun karena keterbatasan kuota, dan proses seleksi administrasi sejak awal, kami hanya dapat memberangkatkan 315 peserta dengan KM Labobar dari Balikpapan menuju Surabaya," kata Rina, sapaan akrab Fauziah Ferryna kepada Korankaltim.com Kamis (4/4/2024) malam.
Rina bersama dengan pejabat lainnya seperti Komisaris Pelni Budi Mantoro, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub RI Lollan Andi Sutomo Panjaitan, dan Kepala Cabang Pelni Balikpapan Djasman, turut melepas peserta mudik.
Satu diantara peserta mudik Sunaryi yang juga merupakan pekerja di Bontang, menyatakan dirinya memanfaatkan program Mudik Asyik Bersama BUMN untuk kembali ke kampung halamannya di Madura.
"Program ini memudahkan kami bertemu keluarga dan berlebaran di kampung. Semoga tahun depan kami bisa mengikuti mudik gratis lagi," ujarnya.
Komisaris Pelni Budi Mantoro memberikan imbauan kepada peserta mudik gratis untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama pelayaran.
"Selama berlayar agar menjaga barang bawaan dan anggota keluarganya, karena pemudik di atas kapal sangat banyak. Dan terutama menjaga fasilitas keselamatan, jangan dirusak, apalagi dibawa pulang," tambahnya.
Kepala Cabang Pelni Balikpapan, Djasman mengungkapkan bahwa puncak perjalanan mudik dari Pelabuhan Semayang Balikpapan akan berlangsung pada 5 dan 7 April 2024.
"Hingga 26 April atau akhir periode Angkutan Lebaran 2024, kami perkirakan jumlah pemudik yang berangkat dari Balikpapan mencapai 32 ribu orang, dan yang terbanyak itu tujuan dan naik dari Surabaya," kata Budi. (*)
Editor: Aspian Nur