Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI/Mlw, Kolonel Kav Kristiyanto usai buka puasa bersama bersama awak media, di GOR Mulawarman, Minggu (31/3/2024) malam. "Tentu Pilkada ini kerawanannya kita lihat memang lebih tinggi dibandingkan Pemilihan Presiden (Pilpres) kemarin. Karena lebih lokal dan masyarakat bersinggungan langsung dengan calon kandidat paslon yaitu pendukung-pendukungnya. Sehingga kerawanan terjadi gesekan dengan masyarakat ini kami melihat cukup tinggi terjadi," ujarnya.
Oleh karena itu ia sampaikan, untuk skenario antisipasi kerawanan tersebut masih sama pada saat pelaksanaan Pilpres kemarin. Sebenernya kata dia, yang dilaksanakan oleh Pangdam Mlw saat apel kesiapsiagaan lalu masih satu rangkaian dengan Pilpres dengan Pilkada sampe dengan September mendatang.
"Nanti juga ada pengerahan pasukan dibeberapa titik di Kodim-Kodim itu. Termasuk pasukan cadangan di Makodam juga ada, kemudian di Korem selain itu ada Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang di stanby-kan di Makodam. Itu yang disiapkan Pangdam Mlw untuk mengantisipasi Pilkada," jelasnya.
Ia juga sampaikan untuk penambahan personel dalam pengamanan Pilkada belum ada, karena dalam pengamanan Pilkada pihaknya melibatkan internal personel Kodam/VI Mlw. " Dengan bergabung rekan-rekan Polda Kaltim," pungkasnya.
Editor: Maruly Z