KSO Hutama-Adhi-Abipraya Gandeng Pokdakan Berkah Alam Lestari untuk Revitalisasi Mangrove di Tol IKN Segmen 3A
2 menit baca900 kali dibaca

2 menit baca900 kali dibaca

Penulis : David Purba
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Sesuai dengan arahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) agar mengedepankan aspek lingkungan dalam setiap pembangunan, proyek pembangunan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Segmen 3A kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan menggandeng Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Berkah Alam Lestari.
Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk menyediakan bibit mangrove guna revitalisasi kawasan mangrove yang terdampak oleh pembangunan tol tersebut.
Dalam kemitraan ini, Pokdakan Berkah Alam Lestari akan menyediakan 40.000 bibit mangrove untuk KSO Hutama-Adhi-Abipraya. Bibit-bibit tersebut akan menjadi bagian dari upaya pemulihan ekosistem mangrove yang terganggu akibat pembangunan infrastruktur jalan tol.
"Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam proyek Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN)," kata Manager Proyek Tol IKN Segmen 3A, Syaiful Bahtiar, Kamis (14/3/2024);kemarin.
Selain menyediakan bibit mangrove, Pokdakan Berkah Alam Lestari juga akan berkontribusi pada penanaman dan pemeliharaan mangrove di sepanjang proyek tol tersebut. Total, KSO Hutama-Adhi-Abipraya membutuhkan sebanyak 100 ribu bibit mangrove untuk menjaga kelestarian ekosistem mangrove di sepanjang jalur Tol IKN Segmen 3A di Balikpapan.
Syaiful menekankan bahwa kemitraan ini juga merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat lokal. Sebelumnya, bibit mangrove yang dihasilkan oleh Pokdakan Berkah Alam Lestari hanya digunakan untuk keperluan terbatas.
"Melalui kerjasama ini, diharapkan masyarakat dapat mendapatkan nilai tambah secara ekonomi," tambah Syaiful.
Fajar Maulana, Ketua Pokdakan Berkah Alam Lestari, menyambut baik kerjasama ini dengan penuh semangat. "Kerjasama ini memberi dampak positif baik secara lingkungan maupun ekonomi bagi kami. Sebelumnya, kami hanya mengandalkan swadaya dari 15 anggota Pokdakan Berkah Alam Lestari," ungkapnya.
Sejak tahun 2015, warga sekitar telah aktif melakukan budidaya mangrove untuk keperluan lokal. Mangrove jenis Rhizophora apiculata yang sudah berusia 3 bulan akan digunakan dalam proyek revitalisasi mangrove tersebut.
"Dengan kemitraan ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar," tutup Syaiful.
Kolaborasi antara KSO Hutama-Adhi-Abipraya dan masyarakat lokal merupakan langkah konkret dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi lingkungan serta kehidupan sosial ekonomi masyarakat setempat. (*)

Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
5 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG