Rahmad mengatakan, olahraga merupakan bagian dari pada komitmen untuk menyehatkan anak bangsa. Untuk itu dirinya yakin kegiatan yang lain juga berdampak positif dan tentunya pemerintah akan memberikan dukungan.
Dalam kesempatan tersebut Formas dirangkai dengan pameran kewirausahaan yang menggandeng pelaku UMKM, khususnya para mahasiswa agar para pemuda terbiasa menghidupkan perekonomian.
"Karena Balikpapan bukan daerah yang kaya akan sumber daya alam,tentunya Ini menjadi momentum, bahwa Balikpapan sebagai kota jasa dan industri, tentunya perekonomian ditopang melalui (sektor) jasa," bebernya.
Dirinya juga optimis perekonomian Kota Balikpapan akan bertumbuh seiring dampak dari pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Untuk itu jelasnya, syarat utama membangun kota jasa dan industri, harus aman dan membangun suasana yang nyaman.
Pasalnya, jika tidak aman dan nyaman, orang tidak akan datang atau menetap di Balikpapan. "Akan tetapi saya yakin dan terima kasih kepada semua lapisan masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan, menjaga keindahan dan menjaga toleransi sehingga Alhamdulillah kota ini aman dan nyaman," tandasnya.
Untuk diketahui, dua even yang diinisiasi Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (DPOP) Kota Balikpapan ini, akan berlangsung selama tiga hari, yakni 23-25 Februari 2024.
Editor: Maruly Z