Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto menjelaskan bahwa forum ini untuk memeroleh komitmen dan kesepakatan antara SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam memetakan tantangan di 2024 dan merancang strategi untuk mengatasinya.
“Memastikan bahwa WP&B (Work, Program & Budget) 2024 dilaksanakan sesuai jadwal dan tepat waktu, dan menetapkan program filling the gap,” kata Dwi dalam rilis resminya, Minggu (4/2/2024).
Kepala SKK Migas dan seluruh CEO KKKS juga menandatangani kesepakatan komitmen pelaksanaan WP&B tahun 2024. Kesepakatan tersebut menegaskan bahwa KKKS berkomitmen melaksanakannya dengan pendekatan yang agresif, efisien, dan sesuai jadwal.
Dalam dokumen disebutkan juga bahwa SKK Migas akan memberikan dukungan maksimal kepada KKKS dalam pelaksanaan seluruh WP&B Tahun 2024. "Komitmen bersama ini menjadi kunci penting untuk mencapai target bersama yang telah ditetapkan pada tahun ini," ujar Dwi.
Pada tahun 2023, komitmen bersama antara SKK Migas bersama KKKS menghasilkan investasi hulu migas di Indonesia pada tahun 2023 sebesar USD 13,7 miliar. Merupakan investasi tertinggi yang dicapai dalam industri hulu migas dalam 7 tahun terakhir. “Capaian ini juga 13 persen lebih tinggi dari investasi hulu migas pada tahun 2022 dan dua kali lipat tren investasi hulu migas global yang sebesar 6,5 persen," bebernya.
Bahkan realisasi itu juga 6 persen lebih tinggi dari target perencaan jangka panjang 2030. Sedangkan untuk tahun ini diharapkan tren positif dapat tercapai kembali. "Hasil luar biasa tidak akan tercapai tanpa upaya kolektif kita dalam mengatasi tantangan industri dan kolaborasi antara pemangku kepentingan," ujar Dwi lagi.
Satu diantara indikator yang menunjukkan industri hulu migas di Indonesia telah berkembang adalah peningkatan dalam aktivitas pengeboran dan proyek-proyek yang onstream. Realisasi pengeboran sumur pengembangan berhasil mencapai angka tertinggi dalam 8 tahun terakhir, dengan 799 sumur dibor pada tahun 2023.
“Ini masih berada dalam target untuk mengebor lebih dari 1.000 sumur pada tahun 2025 dan seterusnya sesuai dengan yang disebutkan dalam perencanaan jangka panjang,” terang Dwi.
Saat ini hulu migas memiliki lima proyek strategis nasional yang sedang berlangsung dengan total nilai investasi USD 45,09 miliar. Selain itu, hingga 2029 akan ada 95 proyek minyak dan gas dengan total capital expenditure sebesar USD 3,28 miliar.
“Untuk tahun 2024, ditargetkan 15 proyek akan beroperasi yang akan meningkatkan kapasitas produksi sebesar 41.922 BOPD (barel minyak per hari) dan 324 MMSCFD (juta standar kaki kubik per hari) gas," urainya.
Sehingga SKK Migas meminta KKKS untuk tidak menunda penyelesaian beberapa proyek yang sudah ditargetkan. "Produksi tambahan dari proyek-proyek tersebut sangat penting dalam memenuhi target tahun ini," sebutnya. (*)
Editor: Aspian Nur