Imlek merupakan hari raya bagi umat Konguchu. Seperti perayaan Imlek tahun-tahun sebelumnya, patung dewa dewi akan dimandikan dan diganti bajunya. Tak hanya itu, pengurus Klenteng Guang De Miao juga membersihkan tempat sembahyang.
Imlek tahun ini akan menandai awal dari tahun Naga Kayu, yang merupakan tahun ke-2575 dalam penanggalan China. "Hari ini kita melakukan rutinitas setiap tahun menjelang Imlek, yaitu memandikan patung dewa dewi, yang artinya bersih-bersih untuk menyambut perayaan Imlek," kata Ketua Klenteng Setya Dharma Balikpapan, William Chandra, Sabtu (3/2/2024).
Dalam budaya China, naga merupakan simbol dari kekuatan, keberanian, kebijaksanaan serta keberuntungan. Tahun Naga Kayu 2024 pun diartikan sebagai awal yang baru bagi kesuksesan.
William mengatakan, setidaknya ada sebanyak 30 patung dewa dewi yang dimandikan.
Patung ini berasal dari Klenteng Guang De Miao dan Ching Lin Tien. Dipercaya, setelah memandikan dan mengganti pakaian, dewa dewi akan naik ke langit. Mereka naik untuk menyampaikan amal perbuatan manusia.
Aktifitas memandikan dan mengganti pakaian patung dewa dewi itu juga rutin dilakukan setiap tahunnya. Semua benda yang berada di dalam klenteng harus dibersihkan, itu dilakukan karena sesudah Imlek, dewa dewi akan kembali lagi ke bumi. "Semoga dengan pembersihan ini bisa memberikan berkat dan rezeki kepada seluruh warga Kota Balikpapan," ujar William.
Dia menambahkan bahwa Klenteng Guang De Miao merupakan salah satu bangunan bersejarah bagi etnis Tionghoa di Balikpapan. Klenteng ini juga mampu menampung ribuan umat Konguchu untuk beribadah menyambut Imlek.
Editor: Maruly Z