15 Ahli Waris di Balikpapan Terima Santunan Kematian, Universal Coverage Bakal Ditingkatkan Tahun Ini
2 menit baca704 kali dibaca

2 menit baca704 kali dibaca

Penulis: David Purba
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik menyerahkan secara simbolis santuan kematian bagi pekerja rentan dengan risiko tinggi kepada perwakilan ahli waris di Balikpapan, Kamis (11/1/2024) malam.
Akmal Malik mengatakan, penyerahan santunan ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim untuk memberikan jaminan kepada pekerja-pekerja yang rentan dengan memiliki risiko yang tinggi.
"Malam ini ada 15 ahli waris di Balikpapan. Tadi kami sudah serahkan secara simbolis kepada dua perwakilan," kata Akmal selepas menyerahkan santunan di Balikpapan, Kamis (11/1/2024) malam.
Akmal juga berpesan kepada seluruh ahli waris yang menerima santunan agar bisa menggunakan santunan kematian tersebut secara bijak dan dimanfaatkan untuk hal-hal yang bersifat produktif bukan konsumtif. "Semoga santunan ini bisa dimanfaatkan sebagai modal usaha atau biaya pendidikan. Jangan digunakan untuk yang sifatnya konsumtif," harapnya
Disisi lain, Akmal juga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah membuktikan komitmennya dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan klaim.
"Pemprov Kalimantan Timur juga berkomitmen mewujudkan universal coverage atau jaminan kesehatan Jamsostek dari 67,19 persen ditahun 2023 menjadi 87 persen pada 2024 mendatang. Mudah-mudahan bisa terwujud," ucapnya.
Akmal juga berharap ke depan kemampuan Pemprov Kaltim bisa lebih tinggi lagi. Sehingga ada ruang yang lebih besar untuk memberikan perlindungan bagi pekerja-pekerja rentan yang ada di Kalimantan Timur.
Ditambahkan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Samarinda Agus Dwi Fitriyanto bahwa jumlah pekerja rentan di Kaltim saat ini jumlahnya mencapai 250 ribu pekerja. Jumlah itu terdiri dari 100 ribu pekerja yang telah dicover oleh Pemprov Kaltim dan 150 ribu pekerja yang telah dicover oleh Pemkab ataupun Pemkot di seluruh Kaltim.
"Kami yakin kalau komitmennya seperti ini. Target universal coverage diangka 87 persen bisa terwujudkan nantinya," ungkap dia.
Berdasarkan data yang diterima dari BPJS Ketenagakerjaan Kaltim, hingga pada 31 Desember 2023 tercatat total klaim yang sudah dibayarkan untuk pekerja informal yang meninggal dunia sudah mencapai Rp2,8 miliar untuk 69 pekerja.
Editor: Maruly Z







Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
6 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG