Keberadaan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) ini nantinya akan lebih berfokus pada penanganan penyakit jantung dan stroke.
"Konsentrasinya nanti lebih untuk menangani penyakit jantung dan stroke. Tapi dengan lingkungan yang seasri ini, saya yakni penyakit jantung dan stroke akan jauh," kata Joko Widodo selepas melakukan ground breaking.
Sebagai informasi, sebelumnya Presiden Joko Widodo juga telah melakukan ground breaking sejumlah rumah sakit dikawasan IKN diantaranya, rumah sakit swasta di IKN yakni Rumah Sakit Hermina, Rumah Sakit Abdi Waluyo dan Rumah Sakit Mayapada. "Kedepan nanti masih ada tiga rumah sakit hadir untuk IKN," ujar Joko Widodo.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menambahkan, Rumah Sakit Umum Pusat ini nantinya akan berdiri diatas lahan seluas 1,8 hektar dengan total luas bangunan 37.500 meter persegi.
Rumah Sakit Umum Pusat ini juga nantinya akan dilengkapi sejumlah fasilitas dengan 250 kamar serta dibangun dengan total 10 lantai. "Anggaran untuk pembangunan fisik Rumah Sakit Umum Pusat ini mencapai Rp 550 miliar dan kami target tuntas tahun depan," ungkap Budi.
Selain anggaran pembangunan fisik, pemerintah juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 250 miliar lebih untuk belanja perlengkapan alat kesehatan (Alkes) RS Umum Pusat.
Selain itu Rumah Sakit Umum Pusat ini nantinya selain memiliki 250 kamar dengan fasilitas kesehatan yang lengkap juga akan memiliki total 30 orang dokter, dimana 20 diantaranya merupakan dokter spesialis.
"Saya minta kepada pak Bas (Menteri PUPR) untuk menyiapkan perumahaan yang bagus serta dilengkapi fasilitas penunjang supaya dokter-dokter yang bekerja ini nyaman," pungkas Budi.
Editor Aspian Nur