Tiba dilokasi, Zulhas langsung disambut antusias warga Balikpapan yang sejak pagi menunggu antrean pembagian pangan gratis tersebut. Beberapa warga terlihat memanfaatkan momen tersebut untuk bersua foto dengan Ketua Umum PAN tersebut.
Zulhas juga menyempatkan berinteraksi dengan masyarakat yang juga memamerkan sejumlah produk UMKM hasil olahan warga yang dikelola secara mandiri.
Produk tersebut diantaranya makanan, minuman serta pakaian. Zulhas pun terlihat memborong sejumlah produk UMKM warga tersebut dengan mengeluarkan sejumlah uang dari dalam sakunya. "Ini berapaan bu?, saya beli Rp200 Ribu ya dibungkus," kata Zulhas kepada seorang pedagang.
Usai memborong produk UMKM, Zulhas pun turut membagikan langsung secara simbolis bantuan 5 kilogram beras dengan total seribu karung kepada warga Kota Beriman.
"Saya kemana pun pasti selalu mampir ke Muhammadiyah, silahturahmi sekaligus menyalurkan bantuan," kata Zulhas kepada Korankaltim.com disela kegiatan.
Penyaluran bantuan pangan dalam Gerakan Pangan Murah itu kata Zulhas untuk menekan stabilitas harga beras dipasaran saat ini. Zulhas berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi warga Balikpapan. "Mudah-mudahan silahturahmi ini tetap terjaga, dan bantuan ini bisa bermanfaat," sebutnya.
Tahun 2024 mendatang Kementerian Perdagangan RI akan mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kalimantan menurutnya akan menjadi pulau yang dikenal seluruh dunia dengan keberadaan IKN di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
"Saya tahun depan ngantornya sudah disini (IKN). Jadi kita akan lebih sering ketemu nanti," lanjut Zulhas.
Ditengah tahun politi saat ini, Zulhas juga meminta warga untuk tetap kompak dan saling menyayangi. Warna warni politik yang ada saat ini menurutnya perlu disikapi dengan saling menjaga satu dengan lainnya.
"Jangan sampai karena perbedaan pilihan malah memecah kita. Ini kan cuma sebentar, oleh karena itu walaupun berbeda pilihan kita tetap bersaudara," ucap Zulhas.
Sementara seorang warga bernama Ika yang rela antre sejak pagi mengaku sangat terbantu dengan hadirnya program Gerakan Pangan Murah di Balikpapan. Ia berharap bantuan serupa dapat kembali dilakukan oleh pemerintah daerah. "Senang, dapat 5 kg beras tadi. Satu warga memang cuma dapat satu, dari pagi sudah disini, jam 7an," kata Ika.
Editor: Aspian Nur