Penjaga toko, Muslimin mengatakan, saat kejadian berlangsung ia tengah berada di dapur toko untuk membuat kue bolu. Beberapa saat kemudian, Muslimin melihat api menyala dari tabung elpiji berukuran 12 kilogram. "Tau-tau ada api muncul. Saya gak ada cium apa-apa terutama bau gas juga gak ada," kata Muslimin.
Melihat kondisi itu, Muslimin sebetulnya telah berusaha memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (Apar). Namun, saat itu kondisi api terlanjur membesar sehingga apar pun tak mampu memadamkan api.
Keluarga Muslimin yang berada di lantai dua bangunan pun seketika panik saat melihat api menyala dari lantai satu pada bagian dapur toko. Mereka pun berupaya keluar dari dalam bangunan melalui jendela dan melompat ke bawah. "Keluarga pas di lantai 3. Keluar lewat jendela dan melompat ke bawah," lanjut dia.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, Usman Ali mengatakan, bahwa ia mendapat informasi kebakaran sekira pukul 14.00 WITA. Timnya pun segera meluncur ke lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman. "Untuk yang terbakar ini bangunan usaha penjualan makanan. Untuk api kini sudah bisa kami padamkan," kata dia.
Usman menyampaikan bahwa dalam musibah kebakaran tersebut seorang penghuni rumah sempat terjebak di lantai dua bangunan yang terbakar. Beruntung penghuni rumah tersebut berhasil diselamatkan dengan bantuan warga sekitar. "Tadi ada anak sempat terjebak, tapi berhasil diselamatkam warga. Karena api kelihatan dari bawah, jadi anak diturunkan dari lantai 2," ucap dia.
Setidaknya, Usman bersama tim pemadam dibantu sejumlah unsur relawan serta TNI dan Polri berhasil memadamkan api kurang lebih 30 menit hingga 1 jam. Sebanyak 12 unit mobil pemadam pun dikerahkan dari berbagai instansi di Balikpapan. "Kurang lebih 30 menit sampai 1 jam tadi proses pemadaman. Kendala tadi padat ya warga banyak yang menonton jadi sedikit terhambat," imbuhnya.
Sementara terkait dengan penyebab kebakaran, Usman mengaku menyerahkan proses penyelidikan terhadap kepolisian. Usman hanya memastikan tak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran yang menghanguskan satu bangunan berlantai dua tersebut.
Editor: Maruly Zainuddin