Ketua RT 8, Sofyan mengatakan, musibah kebakaran yang terjadi di RT 8 pada Senin (21/8/2023) kemarin menghanguskan sebanyak enam rumah warga dengan total 17 jiwa. Para korban kebakaran itu, saat ini mengungsi ke rumah kerabatnya yang tak jauh dari lokasi kebakaran. "Kemarin sejumlah tempat kita siapkan, tapi mereka (korban) memilih mengungsi di rumah kerabatnya,"kata Sofyan.
Sejak dibukanya posko bantuan kebakaran pada Selasa pagi, Sofyan mengatakan, sejumlah bantuan mulai berdatangan. Mulai dari makanan siap saji, pakaian layak pakai dan lainnya. Menurut Sofyan, dari pendataan yang dilakukan, para korban kebakaran saat ini sangat membutuhkan bantuan berupa pakaian, peralatan mandi cuci kakus (MCK) dan seragam sekolah.
Pasalnya, lanjut Sofyan hampir seluruh korban tak sempat menyelamatkan barang-barangnya yang berada di rumah saat kebakaran terjadi. Korban mengutamakan keselamatan diri saat api mulai berkobar di pemukiman warga. "Sekarang yang paling dibutuhkan itu pakaian dan makanan. Terutama pakaian sekolah, karena itu ada yang masih SMP dan SMA,"lanjut Sofyan.
Sofyan menambahkan, posko kebakaran yang dibuka disalah satu rumah warga yang turut menjadi korban kebakaran akan dibuka selama sepekan. Bantun yang datang ke posko nantinya akan langsung disalurkan ke para korban kebakaran. "Posko ini dibuka sampai sepekan kedepan. Penyalurannya nanti langsung setiap bantuan yang masuk kita bagi merata ke korban,"tutupnya.
Editor: Maruly Zainuddin