Ketua Komisi III Alwi Al Qadri usai sidak kepada Korankaltim.com menjelaskan, ada dua persoalan yang di komplain oleh warga. Pertama, persolan pembangunan jalan yang tinggi dan yang kedua persoalan drainse yang berbelok.
Berdasarkan informasi yang diterima dari pihak konsultan, pertama kenapa jalan dibuat tinggi tinggi berkisar 27 sentimeter karena jalan sering di lalu kendaraan berat, seperti mobil molen kontainer dan sebagainya.
"Jika hanya 10 sampai 15 senti saja saya yakin 5 bulan sampai dengan setahun jalan ini rusak kembali. Makanya jalan ini dibuat lebih tinggi," kata Alwi.
Mengenai kondisi drainse yang berbelok sebenarnya kontraktor mau mengerjakan dengan lurus namun dalam hal ini kontraktor terkendala adanya tiang PLN. Mereka juga sudah koordinasi namun belum ada tanggapan.
"Akan tetapi disisi lain warga juga komplain kenapa drinase tak dikerjakan. Otomatis dalam hal ini kontraktor mencari alternatif membelokkan drainse serah dengan badan jalan dan memang keadaannya memang sulit," paparnya.
Alwi juga meminta agar pihak kontraktor mendengarkan apa yang menjadi keluhan dan masukan warga.
Editor: Aspian Nur