Penanaman bibit mangrove dilaksanakan oleh Telkomsel bersama Balikpapan Youth Spirit (BYS) Gen 5 dan Ciro Waste. Sebagian bibit mangrove adalah bantuan dari perusahaan.
Terdapat 4 kafe dan 1 Sekolah Dasar (SD) yang berpartisipasi dalam kegiatan ini antara lain Story Kopi, Scako, De’Jong Cafe, Burger Bangor, dan SDN 023 Balikpapan Utara.
Project Leader Go and Clean Balikpapan Youth Spirit Gen 5 Lury Adrianto menyampaikan bahwa penanaman mangrove sebagai upaya mendorong kontribusi dan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian bumi serta lingkungan hidup secara inklusif.
"Gen 5 dan Ciro Waste juga menghadirkan sesi edukasi tentang perubahan iklim, jejak karbon, dan mangrove yang melengkapi berbagai kegiatan penanaman mangrove di Margomulyo," katanya, Minggu (13/8/2023).
Manager Network Operations and Productivity Balikpapan, Fajar S Bhawana menambahkan, penanaman bibit merupakan inisiatif komunitas BYS Gen 5 dan Ciro Waste untuk menggerakkan perubahan dalam menghadirkan dampak positif terhadap kelestarian bumi dan lingkungan.
"Patut diapresiasi dan kami berharap inisiatif ini dapat mendukung upaya reboisasi hutan mangrove melalui langkah kolaboratif, membuka berbagai peluang dalam mengompensasi emisi karbon secara inklusif dan berkelanjutan di Indonesia khususnya di Balikpapan," imbuhnya.
Inisiatif tersebut juga menjadi langkah konkret untuk menerapkan prinsip berkelanjutan. "Mengacu pada prinsip environment, social and governance (ESG) pada setiap proses bisnis perusahaan," sebutnya.
Merujuk pada dokumen kontribusi yang ditentukan secara nasional atau Nationally Determined Contribution (NDC), Indonesia telah berkomitmen untuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 29 persen dengan upaya sendiri dan 41 persen melalui kerja sama internasional pada tahun 2030.
"Maka kami mengajak masyarakat agar berpartisipasi dengan menukarkan sampah plastik, kardus, dan minyak jelantah yang kemudian dikonversi menjadi pohon mangrove untuk penanaman selanjutnya," tutup Fajar.