Pawai obor ini digelar dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1445 Hijriah.
Sebelum memulai pawai, peserta berkumpul di halaman Masjid Agung At-Taqwa untuk kemudian mengitari jalan di pusat kota hingga Balikpapan Plaza dan kembali ke halaman masjid tempat peserta berkumpul sebelumnya. Pawai obor diikuti sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) Islam, seperti TPA Islam, dan sejumlah kelompok lintas agama.
Sekretaris GP Ansor Balikpapan, Andi Irawan mengatakan, pawai obor ini merupakan agenda tahunan dalam memperingati tahun baru Islam.
"Kegiatan ini harus digaungkan, karena ini tahun baru Islam memang setiap tahun agenda kami melaksanakan pawai obor," ujarnya.
Pawai obor yang mengusung tema mempererat persaudaraan dan persatuan ini juga jelasnya sekaligus dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
"Dan untuk jumlah peserta (pawai) yang terkoordinasi itu ada 130 tim, dimana satu tim ada 10 orang. Berarti ada 1.300 orang yang ikut berpartisipasi dalam pawai obor ini. Kemudian dalam pawai juga ada penilaian khusus kostum dan kekompakan, karena nanti ada piala yang diberikan oleh pak wali kota," terangnya.
Sementara itu, Pj Sekda Balikpapan Zulkifli mengaku senang melihat anemo masyarakat yang mengikuti pawai obor kali ini semakin banyak dari tahun sebelumnya.
"Ini menunjukan warga Kota Balikpapan yang semakin baik dan semakin harmonis," pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin