Mengambil tema Melalui Upgrading Kita Ciptakan SDM Berkualitas untuk Mendukung Desain Besar Olahraga Nasional di Kalimantan Timur, kegiatan berlangsung dua hari, Kamis (13/7/2023) dan Jumat (14/7/2023) di Hotel Blue Sky, Balikpapan.
“Di Indonesia, baru di Kalimantan Timur ada DBON dan saya mengapresiasi juga berterima kasih karena gubernur hadir. Ini bukti kepedulian beliau terhadap keberadaan DBON dan jadi garansi prestasi dimasa mendatang,” kata Surono pada welcome party yang berlangsung malam tadi.
Surono pun mendorong agar di daerah juga dibentuk DBON bahkan disarankannya agar kabupaten atau kota memfokuskan diri membina cabang olahraga unggulan. “Dengan legacy dari gubernur, satu kota atau kabupaten bisa membina cabang olahraga andalan karena harus diakui membina olahraga itu yang berat di daerah. Tidak perlu membina banyak cabang olahraga, bisa capek pikiran dan membuang banyak anggaran, lebih baik focus pada cabang olahraga andalan dan unggulan di daerah tersebut, tidak perlu banyak tapi berkualitas,” paparnya.
Dengan dukungan gubernur Surono yakin Kalimantan Timur akan terus jadi provinsi terbaik di luar PUlau Jawa untuk persaingan olahraga terutama pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). “Setiap pelaksanaan PON Kaltim selalu masuk lima besar, itu bukti provinsi ini masih jadi yang terbaik dari provinsi lain di luar Pulau Jawa,” sebut Surono.
Secara terbuka Surono juga mengungkapkan kalau DBON di Bumi Etam jadi proyek percontohan di Indonesia karena jadi yang pertama dan satu-satunya. “Kami di Kemenpora selalu menyebut nama Kaltim kalau berbicara tentang DBON,” tegasnya.
Terlepas dari kapasitasnya sebagai Ketua Umum DBON di Kalimantan Timur, Isran Noor sebagai Gubernur siap untuk terus memberikan dukungan kepada lembaga olahraga bentukan Kemenpora ini.
“Jangan khawatir dengan anggaran, yang penting Kaltim bisa terus beprestasi di tingkat nasional bahkan internasional. Sampai sekarang kita masih jadi provinsi terbaik diluar Pulau Jawa dan itu harus terus dipertahankan,” kata Isran.
Kalau perlu DBON bisa mendatangkan pelatih berkualitas tak hanya dari Indonesia tapi juga dari luar negeri. “Ambil pelatih dari China atau Korea untuk melatih atlet-atlet Kaltim. Focus pada cabang olahraga yang berpotensi medali emas dan berprestasi tinggi seperti gulat, panahan, panjat tebing dan bulu tangkis, sesuaikan dengan karakteristik daerah,” ucap Isran.
Hadir pada kegiatan upgrading ini Agus Kepala Sekretariat DBON Kalimantan Timur yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Agus Hari Kusuma, Kepala Pelaksana Sekretariat DBON Kalimantan Timur Zairin Zain serta beberapa stake holder olahraga dan undangan lainnya.
Editor: Aspian Nur