Genangan air di Perumahan GPA itu telah terjadi sejak Selasa (20/6/2023) pekan lalu. Ketinggian air yang semula hanya sepaha orang dewasa, kini semakin naik hingga mencapai ketinggian pinggang orang dewasa. "Ini sudah 10 hari mas (genangan), ya seadanya aja moment Iduladha ini, mau gimana lagi cuma bisa ikhlas aja mas,"ucap Agus (29/6/2023).
Agus mengatakan, genangan air yang merendam rumah warga itu semula sempat dilakukan penyedotan oleh Pemkot Balikpapan. Namun, belum selesai disedot semua, air kembali naik setelah Balikpapan kembali diguyur hujan deras pada Selasa (27/6/2023) kemarin.
Akibatnya, air yang sempat surut itu kembali meninggi hingga menambah jumlah rumah yang digenangi oleh air. "Tadinya cuma 7 rumah, sekarang jadi 10 rumah karena hujan deras kemarin itu,"lanjut Agus.
Setidaknya ada 3 kepala keluarga lagi yang terdampak rumahnya oleh genangan air yang meninggi dari semula hanya 4 kepala keluarga (KK) kini menjadi 7 KK. "Ya ada yang ngungsi, ada yang masih bertahan karena baru sampai di teras rumahnya,"kata Agus.
Agus dan warga lainnya yang terdampak genangan air itu, kini hanya bisa berharap peran Pemerintah Balikpapan untuk segera menanggulangi genangan ait itu. Pasalnya, warga tak bisa berbuat banyak dengan kondisi saat ini.
Editor: Maruly Zainuddin