Jasad lelaki tua itu diketahui berinisial KMR, berusia 63 tahun yang sering dipanggil pak tua oleh pedagang dan warga sekitar.
Pemilik lokasi pemotongan ayam, Norma mengatakan, sehari sebelum ditemukan tak bernyawa, KMR dalam kondisi baik-baik saja, tak ada keluhan sakit dan lainnya.
"Dia bantu-bantu di sini, kemarin masih bersihkan ayam 20 ekor di sini,"ucap Norma.
Norma menerangkan, KMR tinggal di deket lokasi pemotongan ayamnya itu sejak bulan puasa lalu. Dan selama tinggal di tempat penjualan ayamnya itu KMR selalu membantunya.
Tak ada hal yang mencurigakan selama KMR mulai menempati lokasi pemotongan ayamnya itu. Hanya saja saat itu Normal tak bisa mengajaknya tinggal dirumah.
"Sebelum puasa dia datang cari saya, dikasih tau lah sama pedagang disini. Kalau dia perempuan sudah saya ajak tinggal dirumah. Jadi sehari-hari dia disini," jelasnya.
Setiap harinya Norma bahkan selalu memberikan makan, Norma sudah menganggap KMR seperti orang tuanya sendiri. Namun, selama tinggal ditempat jualannya itu, KMR tak pernah bercerita bila memiliki riwayat penyakit ditubuhnya.
"Saya belikan makan, semua baik-baik aja, baru tadi pagi saya di telpon dikabari kondisi KMR," lanjutnya.
Petugas Inafis dari Polresta Balikpapan dibantu petugas BPBD dan sejumlah unsur relawan kebenacanaan di Kota Balikpapan pun langsung mengevakuasi jasad KMR ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Editor: Rusdianto