Keduanya adalah Nur Abul dan Raga, warga Loa Janan, Kutai Kartanegara yang terkena sengatan ubur-ubur saat asyik berenang di pantai tersebut. Mereka terkena sengatan dibeberapa anggota tubuh seperti punggung, tangan dan leher.
Anggota Ditpolair Polda Kaltim Bripka Taufik kepada Korankaltim.com menjelaskan, dua remaja berusia 16 tahun dan 11 tahun itu sudah dievakuasi ke Puskesmas Manggar untuk mendapatkan penanganan medis.
"Sudah dievakuasi, sekarang keduanya sudah di Puskesmas untuk mendapat pertolongan,"kata Bripka Taufik siang tadi.
Sengatan ubur-ubur disebutnya bisa mengakibatkan beberapa gejala seperti rasa gatal yang terasa seperti terbakar dan panas pada tubuh. "Memang kalau air laut lagi pasang ubur-ubur pasti datang,"ucap Taufik.
Taufik menghimbau pengunjung di pantai yang masih menikmati libur untuk sementara tidak melakukan aktifitas berenang dipantai untuk mengurangi kemungkinan terkena sengatan ubur-ubur.
Editor: Aspian Nur