"Perguruan tinggi di Kaltim sangat berperan dalam membangun dan membentuk serta menciptakan sumber daya manusia. Perguruan tinggi yang mengalami kemajuan yang pesat diantaranya Unikarta (Universitas Kartanegara di Kutai Kartanegara), Untag (Universitas 17 Agustus di Samarinda) dan Uniba (Universitas Balikpapan di Balikpapan," kata Isran usai membuka kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Wilayah Kaltim di Hotel Platinum Balikpapan Rabu (1/3/2023) siang tadi.
PTS di Benua Etam diharapkan memiliki rencana besar pada dunia pendidikan sehingga SDM yang dibentuk dapat berkontribusi pada pembangunan IKN.
"Saya berharap kepada perguruan tinggi ini memiliki sebuah rencana besar dalam perguruan tingginya untuk menciptakan orang hebat yang memiliki kapasitas berlevel nasional bahkan global, saya memberikan semangat dan motivasi," sebut Isran.
Terpisah, Ketua ABPPTSI Wilayah Kalimantan Timur Rendi Susiswo Ismail memaparkan, FGD itu sebagai upaya konsolidasi PTS di Kaltim berkaitan dengan bagaimana memanfaatkan keputusan politik yang sudah diputuskan negara dalam hal ini berkaitan dengan penetapan IKN.
"Dari peluang dan kesempatan itu sangat luar biasa berkaitan dengan kebutuhan SDM sehingga kami harus benar-benar mempersiapkan diri dengan baik alumni atau lulusan kami harus bisa menjawab tantangan berkaitan dengan IKN yakni mengisi posisi di IKN." papar Rendi.
Kesempatan itu, diakui Rendi agar tidak disia-siakan. Karena PTS dari luar Kaltim juga dapat mengambil peran dalam mengisi pembangunan IKN.
"Kami akan melakukan studi kelayakan secara bersama-sama kalau kemudian perguruan luar saja menangkap keputusan IKN sebagai peluang, kenapa kita di daerah berdiam diri melihat potensi dan prospek ke depan paling tidak sebagai parameter sekarang ini untuk kemudian dikembangkan dan investasi berkaitan dengan perguruan tinggi yang dikelola masing-masing oleh badan penyelenggara," sebutnya lagi.
Editor: Aspian Nur