"Bahwa kami punya limbah yang non B3 yang bisa dimanfaatkan seluas mungkin untuk masyarakat secara cuma-cuma. Itu sangat besar dihasilkan, jadi masyarakat bisa memanfaatkan hal itu paling gampang untuk tanah urug silahkan jika ada kebutuhan bisa ke unit ambil sendiri informasi ke kami,"paparnya.
Lokasi Kampung Faba Kelurahan Graha Indah di Gang Sidorejo 3 RT 62 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara. Di mana masyarakat menggunakan limbah itu sebagai produk bahan bangunan seperti batako, paving blok dan cor beton.
"Jika nilainya ingin lebih bisa dijadikan batako, paving, cor juga mudah. Pada dasarnya Flyas Butomus itu merupakan material yang digunakan untuk membuat semen. Jadi semen itu memakai bahan itu kalau nanti masyarakat menggunakan material FABA maka penggunaan semen dapat dikurangi jadi butomus itu juga sebagai pengganti pasir jadi kalau kesulitan pasir bisa gunakan itu,"urainya.
Terlebih bagi masyarakat Balikpapan yang berada di ring satu PLTU Teluk Balikpapan seperti Kelurahan Graha Indah Balikpapan Utara serta Kelurahan Kariangau Balikpapan Barat mendapatkan prioritas.
"Kalau yang sudah dimanfaatkan ini yang komersial lalu yang sudah di unit juga ada plan sendiri yang bisa membuat batako itu sudah digunakan di beberapa instansi. Kami paling sering bersama Kodim itu beberapa kali menggunakan batako kami. Lalu kerjasama besar dengan Kodam di Food Agro di samping tol untuk penetralan Ph jadi hasilnya sudah bagus,"jelasnya.
Dia menambahkan dalam per hari Faba yang dihasilkan di PLTU Teluk Balikpapan sebesar 150 Ton."Silahkan stok melimpah, kalau cuma untuk membuat batako atau paving blok sangat lebih,"katanya.
Dalam kegiatan itu juga dihadiri oleh Dir Binmas Polda Kaltim Kombes Pol Anggie Yulianto Putro, Asisten I Pemkot Balikpapan Zulkifli serta masyarakat di kawasan Kelurahan Graha Indah Balikpapan Utara.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Rusdi