Saat melintas di Jalan Minyak dan berhenti untuk mengabil video keindahan saat malam hari menggunakan drone. Saat itu mobil mengarah ke Kebun Sayur, Balikpapan Barat.
Selang beberapa saat, dari arah berlawanan muncul sekelompok orang menggunakan tiga kendaraan sepeda motor dengan jumlah enam orang yang berboncengan, tiba-tiba melempar batu berukuran kepalan tangan orang dewasa, ke arah kaca depan mobil hingga pecah.
"Saya yang nyetir berhenti di jalan baru ambil take video biasa buat cinematic di IG kemudian dari arah berlawanan sebanyak 3 sepeda motor dengan jumlah 6 orang posisi kami dari Jalan Baru mengarah ke Kebun Sayur dan tiga motor itu mengarah ke Pelabuhan tiba-tiba saya kaget dilempar dengan batu dan batunya cukup besar terkena kaca bagian depan hingga pecah."ungkapnya.
Aksi pelemparan batu itu tidak sempat terekam kamera drone, akan tetapi tampak jelas tiga kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi pasca pengrusakan itu.
"Pengendara sepeda motor yang berboncengan itu terekam drone saya, tapi tidak terlihat saat mereka melempar batu. Mereka menggunakan NMax, Honda Beat dan Vario ada tiga sepeda motor, 6 orang mereka berboncengan."tuturnya.
Usai menjadi korban vandalis, Evan bersama teman-teman kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek KP3 Semayang, kemudian diminta untuk melapor ke Polresta Balikpapan. "Lalu saya lapor ke KP3 Semayang kemudian diminta untuk melapor ke Polresta Balikpapan. Saya sudah laporkan katanya Senin saya suruh ke Polres lagi,"katanya.
Atas kejadian itu dia mengalami kerugian sekira Rp6 juta, di mana kaca depan harus diganti total. "Ya harus diganti semuanya, saya lihat di online harganya Rp6juta,"tandasnya.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Rusdi