"Kami masih melakukan lidik, kami juga sudah melakukan pemeriksaan ke sejumlah puskesmas dan indekos namun masih nihil, berikutnya bayi sudah dibawa ke RSKD dalam perawatan, "ungkap Sunar Minggu (13/11/2022) sore.
Pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada penghuni indekos yang berada di wilayah RT 32 Jalan Giri Rejo, KM 15, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara. "Hasil penyelidikan, sebelumnya masyarakat di sana tidak ada yang hamil lokasinya didekat rumah kos dan dilakukan penggeledahan ada beberapa orang diperiksa oleh tim medis hasilnya nihil."katanya.
Rencananya Senin (14/11) akan dilakukan pemanggilan kepada saksi yang pertama kali menemukan Martinus Kusnanto. "Yang kedua Ketua RT untuk memastikan bahwa di wilayahnya ada atau tidak warganya yang hamil,"ujarnya.
Kendala yang dihadapi diantaranya minimnya saksi serta terkendala lokasi yang sunyi jauh dari keramaian."Waktu membuang tidak diketahui, mau lidik sasaran pasti tempat kos terdekat namun nihil. Tidak ada informasi yang valid dari masyarakat yang hamil."urainya.
Diberitakan sebelumnya sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga RT 32 Jalan Giri Rejo, KM 15, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara.
Bayi lengkap dengan tali pusar tersebut ditemukan warga pada Jumat (11/11) sekira pukul 18.00 wita. Berdasarkan keterangan Martinus Kusnanto warga setempat, kaget bukan kepalang pada saat berada di kandang ayam mendengar suara tangisan bayi. Tangisan bayi itu berasal dari semak-semak pohon bambu.
"Saya mau ke kandang ayam di belakang rumahnya. Terus pas saya mau tangkap ayam itu kok ada suara bayi. Pas saya lihat itu ternyata beneran bayi, tidak ada pakaian yang melekat. Jadi saya angkat terus kasih pakaian dan saya panggil warga minta bantuan,"kata Martinus.
Tokoh pemuda warga RT 32 Jalan Giri Rejo, KM 15, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara Arief Budiman menambahkan kondisi bayi dalam kondisi sehat.
"Alhamdulillah kondisi bayinya sehat, berat badannya 3 Kilogram," tutur timpalnya. Selanjutnya, untuk sementara waktu bayi tersebut diasuh oleh seorang warga yang sedang menyusui di RT 32.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Rusdi