"Ini dibelikan untuk gizi anak, dibelikan untuk biaya pendidikan. Ada yang ingin ditanyakan? Nanti kalau APBN ada lebih lagi Insyaallah akan kita tambah," kata Jokowi disambut Aamiin oleh para penerima PKH.
Rafa tak kuasa meneteskan air mata, kala Jokowi memberikan langsung BLT BBM tersebut di dalam secarik amplop putih bertuliskan Bantuan Kemasyarakatan Presiden Joko Widodo.
"Alhamdulillah kami terima bantuan subsidi BBM sebesar Rp1,2 Juta, ini akan saya gunakan untuk menambah modal, usaha jualan kembang kuburan," tutur janda anak tiga yang keseharian berjualan bunga tabur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) BDS, Balikpapan Selatan.
Dia mengaku sudah menggeluti usaha jual beli bunga tabur kuburan sejak sembilan tahun silam. Kondisinya ekonomi keluarga semakin memburuk pasca sang suami meninggal dunia lima tahun lalu karena sakit.
"Perasaan saya senang sekali, semoga Pak Presiden Jokowi sehat dan panjang umur. Ini akan saya gunakan modal, saya sudah tua anak-anak juga sudah keluarga. Jadi Alhamdulillah selagi masih bisa jalan ya jalanin saja apa adanya,"tuturnya.
Dalam sehari dia mengaku mendapat untung Rp10 ribu hingga Rp20 ribu. Hasil itu berbeda ketika datang hari besar Islam. "Ya disyukuri saja namanya kita jualan, dengan bantuan ini Alhamdulillah kita mudahan lancar rezeki panjang umur sehat semua," harapnya.
Selain batuan uang tunai, penerima PKH juga mendapat satu paket sembako dari Presiden. "Dapat beras, telur dan uang,"sebutnya.
Presiden Jokowi memberikan BSU dan BLT BBM di Kantor Pos Indonesia Cabang Balikpapan pada Selasa (25/10/2022) masing-masing 100 orang yang dilakukan secara simbolis.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Supiansyah