Wakil Ketua I KONI Balikpapan, Rustam mengatakan, aksi demo damai ini dilakukan untuk menyampaikan kepada wali kota dan meminta kepastian mengenai keberangkatkan atlet-atet Balikpapan.
"Dalam aksi damai ini kami juga berharap pak wali kota punya hati nurani untuk melihat kondisi anak-anak kita. Karena kami yakin pak wali tidak akan mematikan prestasi anak anak ini, saya yakin itu. Dalam aksi ini kami juga harapkan pak wali dapat mengambil satu kebijakan yang postif bagi anak-anak kita. itu tujuan aksi pada hari ini," jelasnya.
Tak hanya itu Rustam juga mengatakan, pihaknya juga meminta wali kota sesuai dengan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada 18 Oktober lalu, antara DPRD dan KONI agar keputusannya tidak dianulir wali kota. "Karena teknik dan pembiayaan kemarin sudah disepakati," jelasnya.
Lebih lanjut dia menerangkan, aksi demo damai ini diakuinya murni aksi yang diinisiasi dari Forum Cabor dan KONI yang mendampingi. Selain itu, dalam aksi tersebut juga terpantau dilaksanakan penggalangan dana untuk mengajak seluruh warga Balikpapan khususnya pencinta olahraga agar ikut berpartisipasi karena melihat kondisi yang ada.
Untuk diketahui, penggalangan dana ini merupakan inisiatif Cabor yang dilakukan oleh para orang tua, atlet dan para pelatih. Penggalangan dana ini akan dilakukan hingga Sabtu mendatang karena dijadwalkan atlet berangkat pada 3 November khususnya yang bertanding di Bidik -Biduk.
Rustam juga menegaskan atlet akan tetap berangkat. Pasalnya, jika tidak diberangkatkan, maka ada tiga fase prestasi ini akan habis dan tidak bisa bertanding ke event yang lebih tinggi apakah itu PON atau Sea Games.
"Kalau memang tidak ada anggaran. Kami meminta kepada orang tua bergotong royong untuk mandiri. Mau tak mau berangkat melalui jalur darat. Itu tegas kita akan berangkatkan. Untuk dana penggalangan yang sudah terkumpul saat ini ada Rp400 juta, baik itu bantuan dari orang tua atlet, tokoh masyarakat, dan pengurus KONI yang memang memiliki rezeki. Kami berharap masyarakat umum ikut membantu dan perihatin," pungkasnya.
Penulis : Laeko
Editor: Maruly Zainuddin